aku mengenalmu dari awal kita bertemu, dari sapaan yang
biasa lama-lama jadi akrab. Dari yang ga tau namamu jadi tau semua tentangmu.
Bari yang bukan siapa-siapa jadi sahabat dekat, Dari yang Cuma kata aku dan
kamu, tapi sekarang jadi kita. Kita jalani hari bersama bercanda bersama,
menangis bersama, serasa tanpa beban di saat kita bersama. Persahabatan ini
terasa begitu indah. Seiring waktu, ada
perasaan aneh yang timbul di hati ini, perasaan yang tak tau dari mana
datangnya, perasaan yang tak mampu untuk jauh darimu. Memang komitmen kita dari
awal ga ada kata cinta diantara kita, tapi apa dayaku, aku tak mampu menahan
cinta ini tumbuh. Aku tak bisa membohongi diriku, kalau aku sayang sama kamu
melebihi arti sahabat ini. Tapi aku juga ga mampu untuk ngutarain perasaan ini.
Karena aku tak mau ngerusak persahabatan indah kita.
Aku tau semua tentangmu dan sebaliknya kamu pun juga tau
semua tentangku. Kamu sering cerita ke aku soal pasanganmu, dan aku hanya bisa
mendengarkan ceritamu dengan menahan rasa cemburu ini terlihat olehmu. Mungkin aku
orang paling bodoh, aku mampu membuatmu tertawa saat kau menangis tapi aku tak mampu
membuat hati ini tertawa. aku hanya jadi pendengar setiamu bukan tujuan
akhirmu.
