Selasa, 17 November 2015

sebatas teman

aku mengenalmu, tanpa mengerti alasan Tuhan mengenalkanku padamu. kamu selalu mampu melukisknan senyum di bibirku, walaupun itu cuma melalui pesan singkat yang kau kirimkan dari ponsel pribadimu. munkin sejak saat kau lukiskan pelangi di bibirku, aku selalu ada di sampingmu, menjadi sosok paling setia yang ada di hidupmu dan di setiap harimu. serta menjadi sosok pengagum rahasiamu yang diam-diam mencintaimu. hari demi hari kita lewati bersama, tawa candamu membuat hati ini tak sanggup untuk menyembunyikan perasaanku cintaku padamu. maaf jika aku tak mampu membohongin perasaanku. rasanya ingin menahanmu disini, tak inginkan kau pergi dari ku.  Tapi aku siapa?? aku tak berhak menahanmu, untuk memilikimu saja aku ga mampu. Aku ini hanya temanmu, pelarianmu, tempatmu mengeluh, tapi bukan untuk jadi tujuanmu. aku selalu bertanya - tanya untuk mencari jawaban mengapa aku bisa sangat mencintaimu?.  namun sampe saat ini aku tak mendapat jawaban itu. sebagai manusia aku tak bisa memilih untuk jatuh cinta sama siapa!! kamu teteskan airmatamu di pundakku, kamu luapkan semua amarah kepadaku. aku disampingmu tapi jiwamu, perhatianmu, rasa sayangmu hanya untuknya, aku pemeran paling baik dan paling munafik. ku perlihatkan senyum manismu saat didekatmu, tapi paling munafik di hatiku. di depanmu aku bahagia melihatmu bersamanya tapi hati ini menangis melihat kejadian itu. canda tawaku yang terdengar ditelingamu, tapi jadi tangis di hatiku. aku mencintaimu tapi sampai kapan hubungan ini hanya sebatas teman??

Tidak ada komentar: