Aku ga tau apa yang harus aku lakukan saat cinta datang
menghampiri relung hatiku. Haruskah aku ingkari perasaanku saat ini, bahwa aku
mencintai dirimu didalam hatiku yang paling dalam. Ingin sekali kutatap kedua
mata itu, dank u ucapkan semua rasa yang ku simpan dihati kecilku. Ingin rasanya
ku genggam jemari tangan itu, dan aku nyatakan segala rasa yang terpendam dalam
jiwaku. Hanya senyuman yang dapat aku berikan, dan aku berharap dia mengerti
tentang perasaanku kalau aku menyanyanginya.
Kamis, 29 Oktober 2015
Selasa, 20 Oktober 2015
renungan hati
edisi spesial..!!
memang sih aku bukan seorang mario teguh ataupun motivator yang handal, dan aku bukan orang yang pintar untuk membawa kalian merenungkan diri.
coba deh kita bayangkan, kalau kita dengan gagahnya mengenakan toga. Sampe rumah melihat sosok wanita separuh baya, menanti kedatangan kita kerumah mengenakan toga tersebut di depan rumah. Wanita yang taka sing lagi bagi kita. Wanita yang sering mengomeli kita dengan alas an yang jelas. Wanita yang ada saat kita butuh pelukan. Wanita yang selalu mensupport kita apapun yang kita lakukan. Wanita yang selalu ada buat kita. Lihatlah wajah beliau yang tak lagi muda. Lihat kulitnya yang tak lagi kencang, dan lihat air mata kebahagiaan yang keluar dari matanya saat kita mengenaka toga itu. Dengan langkah kecil kita mulai mendekat ke beliau. Lihat senyam beliau yang paling indah. di depan beliau, mari kita katakan semua ungkapan yang tak prnah kita ungkapkan, mari kita minta maaf serta berterima kasih atas semua pengorbanannya selama ini
memang sih aku bukan seorang mario teguh ataupun motivator yang handal, dan aku bukan orang yang pintar untuk membawa kalian merenungkan diri.
Ibu, sosok wanita
yang sangatlah berarti dalam hidup ini, tanpa beliau, kita mungkin tak dapat
merasakan gimana rasanya bernafas, tidak bisa hidup dan tumbuh besar seperti
saat ini. Saat kita dalam kandungan,
Beliau rela membawa kita kemanapun beliau pergi. Beliau tak mengeluh
membawa kita yang mungkin setiap saat bertambah berat tubuh kita ini sampai
kurang lebih Sembilan bulan kita dalam rahimnya. Beliau rela mengorbankan
nyawanya, berjuang hidup dan mati saat proses melahirkan menahan sakit yang
amat sangat... Karena apa?? Cuma karena ingin melihat kita hidup di dunia ini,
Cuma buat kita, kawan…!! Bukan buat dirinya atau pun orang lain..!! Cuma buat
kita, sosok ibu rela melakukan itu semua..!!
Disaat mendengar kita menangis untuk pertama kalinya di
dunia ini, semua rasa sakit dan lelah yang beliau rasakan, seketika lenyap dan
menghilang.. berganti dengan rasa senang dan bahagia melihat anak yang
dikandungnya lahir ke bumi dengan sehat. Ga Cuma sampe situ pengorbanan beliau
untuk kita. Beliau juga rela bangun dalam tidur malamnya ketika kita menangis
karana laper ataupun buang air. Beliau rela mengendong kita tanpa menggiraukan
capek yang beliau rasakan.
Sekarang mari kita flashback masa-masa kecil kita, saat awal
kita masuk sekolah. Ibu selalu ngantar kita ke sekolah, sampe beliau rela
menunggu kita pulang dari sekolah. Terus saat kita ngerengek-rengek minta
sesuatu yang yang mungkin belum bisa beliau turuti, tapi apa yang terjadi? Beliau
malah berusaha mati-matian buat nurutin apa yang kita minta. demi apa beliau
rela ngelakuin itu kawan?? Cuma demi kita kawan!! Seberapa nakalnya kita,
seberapa bandelnya kita saat itu, tapi ibu ga pernah marah apalagi mukul kita,
beliau Cuma memberi peringatan doang terhadap kita yang nakal waktu itu
Ketika kita menganjak remaja, kita juga masih bikin susah
bahkan bikin malu beliau. Mungkin diantara kalian pernah dipanggil BK di
sekolah kalian, gara-gara ga masuk lah, berantem lah, ketahuan ngerokok lah,
banyak deh pokok. Pasti pernah kan? Dan bayangkan betapa malunya orang tua kita
saat tau ternyata kita dipanggil BK. Terus saat kita minta gadget yang mungkin
harganya terbilang mahal bagi orang tua. Apa yang kita lakukan? Apa mungkin kita
Pasrah dengan keadaan orang tua yang mungkin memang belum bisa beliin itu untuk
kita? Nggak mungkin!! Pasti kita malah mogok makan bahkan sampe mogok sekolah cuma
gara-gara minta gadget doang, iya kan??. Terus saat kita putus sama pacar kita
dan mungkin saat itu kita mewek terus di dalam kamar sampe kita ga nafsu makan
dan bahkan kadang kita malah memarahi ibu kita saat hati lagi kacau seperti
itu. Apa itu balasan kita terhadap orang yang melahirkan dan membesarkan kalian
sampe saat ini?. Apa itu hadiah untuk ibu kita?
Mari kawan kita ranungkan sejenak dosa apa saja yang kita
lakukan?, apa yang telah kita berikan kepada ibu kita. Sudahkah kita membuat
beliau tersenyum? Ataukah malah kita sering membuat beliau mengeluarkan airmata
kerena kelakuan kita selama ini? Atau mungkin
kita bahkan pernah membentak beliau dengan kata-kata kasar “dasar ibu cerewet,”
atau malah kita menolak perintahnya dengan nada tinggi yang membuat air mata
ibu kita keluar?? Senakal-nakalnya kita
beliau masi mau menyebut nama kita dalam doa-doanya.
coba deh kita bayangkan, kalau kita dengan gagahnya mengenakan toga. Sampe rumah melihat sosok wanita separuh baya, menanti kedatangan kita kerumah mengenakan toga tersebut di depan rumah. Wanita yang taka sing lagi bagi kita. Wanita yang sering mengomeli kita dengan alas an yang jelas. Wanita yang ada saat kita butuh pelukan. Wanita yang selalu mensupport kita apapun yang kita lakukan. Wanita yang selalu ada buat kita. Lihatlah wajah beliau yang tak lagi muda. Lihat kulitnya yang tak lagi kencang, dan lihat air mata kebahagiaan yang keluar dari matanya saat kita mengenaka toga itu. Dengan langkah kecil kita mulai mendekat ke beliau. Lihat senyam beliau yang paling indah. di depan beliau, mari kita katakan semua ungkapan yang tak prnah kita ungkapkan, mari kita minta maaf serta berterima kasih atas semua pengorbanannya selama ini
Rabu, 14 Oktober 2015
Cinta Kacamata Anak
Jadi
anak kecil itu simple. Kenapa simple? Coba deh kalian semua flashback masa-masa
kecil kalian dulu. Mau ini tinggal ngomong pasti dikasih ma orang tua, kalo ga
dikasih, pasti senjata utama anak kecil menangis pan orang tua pasti ga tega
melihatnya. Begitu juga dengan cinta pada masa-masa anak-anak itu juga simple.
Coba deh kalian flashback lagi pada masa anak-anak. Pasti kalian pernah suka
sama seseorang pada masa anak-anak? Pernah kan? CINTA masa anak-anak itu tulus,
kenapa demikian? Coba deh kalian fikirin cinta masa dewasa yang penuh
sandiwara, ada perselingkuhan lah, ada LDR lah, ada Cinta Bertepuk Sebelah
Tangan lah dan banyak deh pokoknya. Sekarang bandingin sama cinta pada masa
anak-anak, mereka cuma tau CINTA itu Aku Suka Kamu..!! ga lebih dari itu. Ga
ada kok yang namanya LDR apalagi Selingkuh.
Cinta
masa anak-anak itu ga kenal rupa harta apalagi tahta. Yang penting meraka
merasa nyaman deket ma seseorang, mereka akan suka seseorang itu. Simple kan??
Tanpa ada pemikiran yang lain dari mereka. Cinta mereka tak pernah menyakitkan
apalagi samapai mengeluarkan air mata seperti cinta orang dewasa, yang sering
menangis karena luka hati.
Intinya
jadiin cinta kalian seperti cinta pada masa anak-anak yang Cuma mengenal istilah
AKU SUKA KAMU.! Ga lebih dari itu. Tanpa ada istilah selingkuh dan
diselingkuhin, istilah luka hati, ataupun SANDIWARA CINTA.
Senin, 12 Oktober 2015
CINTA BEDA KASTA....
Datangnya cinta memang tidak bisa
ditebak, tidak mengenal waktu dan tempat, tidak memandang tua, muda, bahkan
terkadang cinta memanahkan panah asmaranya kepada dua insan yang beda status
kelas sosialnya.
Dalam masalah cinta yang beda
status kelas sosial memang diperlukan suatu proses yang matang dan dewasa.
Seperti misalnya saling menghargai, saling memahami dan saling menjaga ego
masing-masing, tidak ingin menang sendiri. Yang status kelas sosialnya lebih
tinggi harus bisa lebih memahami pasangan yang statusnya lebih bawah. Jangan
malah sering memojokkan pasangan anda.
Bukankah cinta tidak memandang
harta? Bukankah cinta tidak memerlukan alasan kenapa dan bagaimana kita bisa
mencintai seseorang? Dalam sebuah hubungan terutama sebuah hubungan beda status
sosial komunikasi dan kejujuran itu sangat penting, karena dengan adanya
komunikasi yang rutin dan sebuah kejujuran, akan terjadi keutuhan cinta yang
menjadikan sebuah hubungan yang bahagia. Karena kebohongan hanya akan membuat
hubungan menjadi tidak dihargai.
Terkadang pasangan yang status
sosialnya lebih tinggi daripada pasangannya, biasanya dia akan bersikap tinggi
hati dan besar kepala serta suka meremehkan pasangannya dan orang lain,
menganggap orang lain tidak ada apa-apanya, melihat orang lain sebelah mata.
Dan sebaliknya pasangan yang status
sosialnya lebih bawah dari pasangannya, biasanya merasakan minder
terhadap pasangannya, bahkan terkadang dia punya pikiran untuk menjauh dan menghindar
dari pasangannya itu karena menganggap dia tidak pantas untuk pasangannya
Tapi apabila memang kita sudah
ditakdirkan Allah untuk mengenal dan menikah dengan orang yang status sosialnya
lebih tinggi dari kita, tanpa ada suatu niatan kita untuk membohongi ataupun
menipu (hanya ingin mengeruk kekayaan pasangannya) Insya Allah, Allah akan
menakdirkan dengan menaikkan status sosial kita, melayakkan kita untuk berada
disamping pasangan kita.
Jadi cinta beda status sosial itu diperlukan
sikap saling menghargai dan saling memahami, yang status sosialnya lebih tinggi
dari pasangannya, mantabkan hati dan terimalah dia dengan apa adanya. Dan status
sosialnya lebih bawah dari pasangannya, yakinkan hati pasangan anda untuk
menerima anda apa adanya dan janganlah anda memanfaatkan sebuah kebaikan yang
diberikan untuk anda.
Sabtu, 10 Oktober 2015
Mencintai Dalam Diam......
Senyum dan tatapan itu selalu terngiang di dalam
ingatanku, aku bahagia melihat dirinya bahagia, aku juga sedih melihat dirinya
kala waktu itu ada masalah yang menghampirinya. Selama setahun ini aku selalu
menyembunyikan perasaan terhadap dirinya, dalam diam aku selalu memperhatikan
dia, aku tidak punya keberanian sedikitpun untuk menunjukkan bahwa ada rasa di
dalam hati ini untuk dirinya. Aku tidak berani untuk menyalakan tanda yang akan
membuatnya semakin tahu, melihat senyum yang mengembang di bibirnya saja sudah
cukup membuat hatiku senang. Berada didekatnya adalah kebahagiaan yang tidak
dapat aku ungkapkan dengan kata-kata yang pernah aku katakan..
Setelah memendam perasaan ini sekian lama, akhirnya aku tahu kalau kamu sudah ada yang memiliki.. Damnn..!!!! hatiku rasanya tidak percaya dengan semua yang terjadi.. Apa kamu tahu apa yang sedang hatiku rasakan, saat aku mendengarkan kamu bercerita tentang dirinya kepadaku dengan wajah yang amat sangat sumringah dan penuh semangat. Dadaku serasa sesak, ingin aku menangis, tapi tak ingin kutunjukkan kesedihan hatiku dihadapanmu, aku mencoba untuk tersenyum penuh ikhlas.
Meski pada kenyataanya, di dasar hatiku mengerang kesakitan, batinku serasa tergoncang, ingin ku menangis sekuat-kuatnya. Dan aku hampir tidak merasakan dimana tempat ku berpijak. Aku masih mengharapkannya tapi disisi lain hatiku terasa sakit.
Aku berharap kamu menjadi milikku seutuhnya, tapi itu tidak mungkin. Aku selalu berharap kau mengetahui apa yang aku rasakan untukmu. Aku disini yang selalu mengingatmu, aku yang selalu memikirkanmu, aku yang selalu berusaha ada untuk mu.
Saat dirinya membuat mu terluka dan membuat mu sedih, aku ingin merengkuhmu tapi aku tak mempunyai keberanian untuk melakukan itu, aku tetap memakai topeng sebagai seorang sahabat. Aku tahu dirinya menyayangimu meski tidak sebesar rasa sayangku padamu.
Kenapa aku selalu dipermainkan kata cinta dan tidak pernah bertemu pada sosok masih sendiri, kenapa aku selalu dipertemukan saat dirimu sudah ada yang lain. Aku tak bisa menyembunyikan dan membohongi hatiku ketika ku tahu kau dan dirinya mengulang kisah asmara kalian. Rasa cemburu itu tumbuh dalam hatiku, dan perasaan ini membuat hatiku tersiksa dan tertekan.
Hari berganti hari Aku selalu merenung akankah aku bisa menghadapi semua ini, melihatmu tertawa, bercanda dengan dirinya didepan mataku. Ku dekap malam dengan penuh kegelapan yang kian kelam, disetiap tidur malam ku selalu memimpikan tentang hadirmu. Aku hanya bisa meraih bayangmu yang semu, aku hibur kerapuhan hatiku dengan doa, semoga kamu dan dirinya akan selalu bersama berbahagia selalu.
Aku yakin aku tidak bisa memperjuangkan hati ini untuk mu, mungkin aku harus mundur perlahan, mencoba melupakan dan membuang perasaan yang hadir untuk mu. Semoga suatu hari nanti Allah mempertemukan aku dengan seseorang yang mau memperjuangkan dan mengistimewakan diriku, mau menerimaku dengan segala kekuranganku, dan kesederhanaannya lah yang bisa membuat hatiku damai.
Ya sekedar nasehat, jika kalian menyukai seseorang yang kalian sudah tau akhirnya yaitu tak akan mendapatkannya, lebih baik menghindar. Dan menghindar sebelum rasa suka makin membesar.
Setelah memendam perasaan ini sekian lama, akhirnya aku tahu kalau kamu sudah ada yang memiliki.. Damnn..!!!! hatiku rasanya tidak percaya dengan semua yang terjadi.. Apa kamu tahu apa yang sedang hatiku rasakan, saat aku mendengarkan kamu bercerita tentang dirinya kepadaku dengan wajah yang amat sangat sumringah dan penuh semangat. Dadaku serasa sesak, ingin aku menangis, tapi tak ingin kutunjukkan kesedihan hatiku dihadapanmu, aku mencoba untuk tersenyum penuh ikhlas.
Meski pada kenyataanya, di dasar hatiku mengerang kesakitan, batinku serasa tergoncang, ingin ku menangis sekuat-kuatnya. Dan aku hampir tidak merasakan dimana tempat ku berpijak. Aku masih mengharapkannya tapi disisi lain hatiku terasa sakit.
Aku berharap kamu menjadi milikku seutuhnya, tapi itu tidak mungkin. Aku selalu berharap kau mengetahui apa yang aku rasakan untukmu. Aku disini yang selalu mengingatmu, aku yang selalu memikirkanmu, aku yang selalu berusaha ada untuk mu.
Saat dirinya membuat mu terluka dan membuat mu sedih, aku ingin merengkuhmu tapi aku tak mempunyai keberanian untuk melakukan itu, aku tetap memakai topeng sebagai seorang sahabat. Aku tahu dirinya menyayangimu meski tidak sebesar rasa sayangku padamu.
Kenapa aku selalu dipermainkan kata cinta dan tidak pernah bertemu pada sosok masih sendiri, kenapa aku selalu dipertemukan saat dirimu sudah ada yang lain. Aku tak bisa menyembunyikan dan membohongi hatiku ketika ku tahu kau dan dirinya mengulang kisah asmara kalian. Rasa cemburu itu tumbuh dalam hatiku, dan perasaan ini membuat hatiku tersiksa dan tertekan.
Hari berganti hari Aku selalu merenung akankah aku bisa menghadapi semua ini, melihatmu tertawa, bercanda dengan dirinya didepan mataku. Ku dekap malam dengan penuh kegelapan yang kian kelam, disetiap tidur malam ku selalu memimpikan tentang hadirmu. Aku hanya bisa meraih bayangmu yang semu, aku hibur kerapuhan hatiku dengan doa, semoga kamu dan dirinya akan selalu bersama berbahagia selalu.
Aku yakin aku tidak bisa memperjuangkan hati ini untuk mu, mungkin aku harus mundur perlahan, mencoba melupakan dan membuang perasaan yang hadir untuk mu. Semoga suatu hari nanti Allah mempertemukan aku dengan seseorang yang mau memperjuangkan dan mengistimewakan diriku, mau menerimaku dengan segala kekuranganku, dan kesederhanaannya lah yang bisa membuat hatiku damai.
Ya sekedar nasehat, jika kalian menyukai seseorang yang kalian sudah tau akhirnya yaitu tak akan mendapatkannya, lebih baik menghindar. Dan menghindar sebelum rasa suka makin membesar.
Jumat, 09 Oktober 2015
LDR
Siapa sih yang ga tau LDR (Long Distance Relationship)? pasti kalian semua tau apa itu LDR. Apa mungkin daintara kalian ada yang lagi menjalani hubungan itu? menjalani LDR itu.. indah-indah pahit sih. terasa indah saat si doi ada kabar mungkin dari TELP, SMS, BBM atau mungkin media sosial lainya. tapi terasa pahit kalo si Doi ga ada kabar sama sekali. jalanin LDR itu hidupnya sering dibuat was-was, ga ada kabar semenit aja dari Doi fikiran udah lari kemana? "kemana sih dia kok ga ada kabar?" "ngapain aja sih dia?" itu yang selalu ada di pikiran saat sih Doi ga ada kabar.
kata orang sih LDR itu melati kesabaran dan saling percaya. Emang sih LDR itu melatih kesabaran tapi Sesabar-sabarnya seseorang apalagi seorang wanita kalau ga ada kabar dari doi max 1 hari aja pikirannya sudah melayang entah kemana-mana. bener ga? jadi semua kembali ke kalian sih mau tetap LDR atau berakhir . semua jawaban menuntun kalian ke masa depan kalian sendiri.
kata orang sih LDR itu melati kesabaran dan saling percaya. Emang sih LDR itu melatih kesabaran tapi Sesabar-sabarnya seseorang apalagi seorang wanita kalau ga ada kabar dari doi max 1 hari aja pikirannya sudah melayang entah kemana-mana. bener ga? jadi semua kembali ke kalian sih mau tetap LDR atau berakhir . semua jawaban menuntun kalian ke masa depan kalian sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)